Allah Tuhanku dan Tuhanmu

Oleh Iwan Joeyz
Dalam buku Islamic Invasion, Dr Robert Morey dengan mengutip dari berbagai referensi karya orientalis seperti H.A.R. Gibb, Arthur Jeffery, Henry P. Smith, Kenneth Cragg, W. Montgomery Watt, Caesar Farah dan lain-lain, menyatakan bahwa Allah itu merupakan nama ‘Dewa Bulan” yang disembah oleh bangsa Arab pra-Islam. Di dalam literatur Yahudi dan Kristen tidak pernah ditemukan bahwa nama Tuhan itu adalah Allah. (Robert Morey, Islamic Invasion, Confronting the World’s Fastest Growing Religion, Overseas Ministry, Garden Grove, USA, 1992, hal. 53-72).

Tampaknya Dr. Robert Morey kurang memahami Alkitab. Meskipun kita hanya membaca terjemahan Alkitab dalam bahasa Inggris ataupun bahasa Indonesia tanpa disertai teks berbahasa Ibrani, kita masih bisa menemukannya nama Allah di masa nabi Ibrahim as. Sebab di dalam kitab suci umat Kristen sendiri, yakni pada kitab Kejadian pasal 16 telah menyebut dua kali panggilan singkat untuk Tuhan: El yang lengkapnya adalah Eloha atau Eloah (Ibrani), Alaha (Aram), Allah (Arab):

“Selanjutnya kata Malaikat Tuhan itu kepadanya: “Engkau mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamainya Ismael (isma-El), sebab Tuhan telah mendengar tentang penindasan atasmu itu” (Kejadian 16: 11 The Interlinear Bible: Hebrew, Greek, English)

Dari keterangan diatas dapat diambil kesan, bahwa pada saat zaman Hajar serta Ibrahim maupun Ismail, kata yang digunakan untuk menyembah atau sebutan untuk Tuhan adalah “El”

Kata Allah tampak asing bagi non-Muslim tetapi tidak bagi semua Nabi dari Adam sampai Muhammad. Dalam bahasa Arab kita menemukan di dalam kitab suci Al-Qur‘an kata “Allah.” Kata ini sama dengan kata dalam bahasa Ibrani “Eloah,” tetapi Yahudi membuatnya dalam bentuk jamak: “Elohim.” Kata “Allah’ lebih dekat dengan kata bahasa Aram ‘Alaha’ yang digunakan oleh Yesus sendiri (nabi Isa alaihis salam). Baca Encyclopaedia Britannica 1980, yang ditulis oleh orang-orang non-Muslim, dengan judul artikel “Allah and Elohim.”

“Allah is the one and only God in the religion of Islam. Etymologically, the name Allah is probably a contraction of the Arabic al-Ilah, “the God.” The name’s origin can be traced back to the earliest Semitic writings in which the word for god was Il or El, the latter being an Old Testament synonym for Yahweh. All(h is the standard Arabic word for “God” and is used by Arab Christians as well as by Muslims” (CD Encyclopaedia Britannica 2003 Ultimate Reference Suite).

[“Allah itu satu dan satu-satunya Tuhan adalah agama Islam. Menurut etimologi, nama Allah itu mungkin singkatan dari kata bahasa Arab Al-Ilah yang berarti “Tuhan.” Asal nama dapat ditelusuri dari Tulisan Semitic (bahasa Semit di masa Ibrahim, pen.) yang paling awal di mana kata untuk menyebut Tuhan adalah Il Atau El, yang belakangan menjadi Sinonim Perjanjian Lama untuk Yahweh. Allah adalah kata bahasa Arab yang baku untuk “Tuhan” dan digunakan oleh Kristen Arab seperti halnya oleh Orang Islam.”]

“Singular Eloah (Hebrew: God), the God of Israel in the Old Testament. A plural of majesty, the term Elohim-though sometimes used for other deities, such as the Moabite god Chemosh, the Sidonian goddess Astarte, and also for other majestic beings such as angels, kings, judges (the Old Testament shoferim), and the Messiah – is usually employed in the Old Testament for the one and only God of Israel, whose personal name was revealed to Moses as YHWH, or Yahweh (q.v.). When referring to Yahweh, elohim very often is accompanied by the article ha-, to mean, in combination, “the God,” and sometimes with a further identification Elohim Rayyim, meaning “the living God”

[“Eloah bentuk tunggal (dari bahasa Ibrani: Tuhan), Tuhan Israel di yang disebutkan dalam kitab Perjanjian Lama. Bentuk jamaknya untuk menunjuk keagungan-Nya adalah Elohim yang terkadang dipakai untuk menyebut dewa-dewa, seperti dewa Chemos yang disembah orang Moab, Dewi Astarte sesembahan orang Sidon dan juga untuk memanggil yang memiliki keagungan seperti malaikat, raja dan hakim-hakim agama Yahudi, juga Mesiah – Kata Elohim biasanya dipakai dalam Perjanjian lama untuk menyebut satu-satunya Tuhan bangsa Israel yang telah menurunkan wahyu kepada nabi Musa, YHWH atau Yahweh. Ketika kata tersebut dimaksudkan untuk menyebut Yahweh, kata ‘Elohim’ sering ditambah dengan artikel “ha” (“the” dalam bahasa Inggris) yang artinya “the God” (Tuhan), dan terkadang lebih jauh ditambah identifikasi (kata sifat) “Elohim Rayyim” yang artinya “Tuhan yang hidup.”]

Telinga umat Kristen sendiri sangat akrab dengan istilah “Bethel” (Beth-El) yang artinya “Rumah Tuhan”. Bahasa Arab-nya adalah “Baitullah” (Bait Allah). Bahasa Ibrani mengucap “e” seperti Eloah dan Beth, sedangkan bahasa Arab melafalkan “a” seperti Allah dan Bait. Kristen Indonesia menyebut nabi Isa dengan panggilan “Yesus”, sedangkan Kristen Eropa, Amerika dan Australia memanggil “Jesus” bukan “Yesus”. Lalu apakah Jesus dengan Yesus itu berbeda orangnya?

Sejatinya penerjemahan alkitab terhadap berbagai bahasa yang menyebabkan kata “Allah” telah hilang pemaknaanya. (yang lebih aneh lagi Lembaga Alkitab Indonesia memeakai kata “allah”, “Allah”, “TUHAN ALLAH” yang tidak jelas maksudnya yang merupakan terjemah dari kata “elah”, “Elohim”, “Ha Elohim”.). Selain itu dapat kita perhatikan pada perkataan nabi Habakuk berikut:

“ Allah datang dari Teman, dan yang Mahasuci dari gunung Paran,…” (Habakuk 3:3)

“ Eloah mthimn ibua uqdush mer Pharn…” (Habakuk 3:3 Ibrani)

Jadisemakin jelas bahwa kata “Allah” juga dipakai dalam penyebutan untuk Tuhan oleh orang israel, walaupun berbeda tulisan dan pengucapan.

Andaikata Allah itu merupakan nama Dewa Bulan/Setan maka apakah ketika Yesus mengucapakan:

“Eli, Eli, Lama Sabachtani?” atau “Eloi, Eloi, Lama Sabachtani?”

Yang berarti: “Allahku, Allahku mengapa engkau tinggalkan aku?”, itu dia mengucapkan kepada Dewa Bulan? Atau setan? Andaikata benar maka seluruh nabi dari nabi Adam sampai Yesus musyrik karena mereka tidak monotheisme, apakah Robert Morey atau yang mengatakan bahwa Allah itu Dewa Bulan setuju dengan Yesus itu musyrik?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: